Posts

Showing posts from July, 2022

puisi ✨

 Ruang Rindu Dia termenung seorang diri, d i ruang yang gelap itu, Tiba tiba terasa kosong,  kosong sekosong kosongnya, Rasa sunyi yang mencengkam, r asa rindu yang maha dalam. Kalaulah yang dirindukan masih ada, mereka pasti dapat bergurau mesra,  bergelak tawa… seperti yang lainnya. Terkadang dia tidak tahu alasan Tuhan mempertemukan jika akhirnya dipisahkan. Bukannya dia tidak redha, hanya saja… Jika diberi peluang, dia mau bersama mereka lebih lama, Walau sehari saja, dia ingin bertemu, walau dalam ruang mimpi, rindu ini berlabuh. Rindu… dan tiada yang lebih sakit daripada merindukan orang yg telah tiada. Al-Fatihah.

puisi ✨

 teruntuk jiwa yang penat. Hal yang terberat dalam kehidupan adalah ketika diri cuba mengikhlaskan, beberapa kenyataan yang berjalan tak sesuai harapan. 🕊️ Bukannya diri tidak berusaha, mendapatkan apa yang dicita, namun semakin dewasa kau akan mengerti bahawa tak semua yang kau tanam akan berbuah. Dan pada akhirnya, kau hanya boleh menangis dan pasrah. Bukannya tak redha, kau hanya sedikit lelah... 🕊️ Teruntuk jiwa yang penat, Ayo, rehat! Lepaskan bebanan di bahumu yang berat. Kau pasti memikulnya sudah terlalu lama, bukan? Ayo, lepaskan! Biarkan ianya untuk seketika, Lihat dirimu, Jangan lupa, kau juga berhak bahagia.

puisi ✨

 Si Badut (circus) Mati mati ku kira, aku adalah hujan di kala kemaraumu, pelangi setelah badaimu dan cahaya setelah gelapmu, Nyatanya bukan. Aku hanyalah penghibur di kala sedihmu, pengisi di jiwa kosongmu dan peneman di hari sunyimu. Ku buat kau tertawa dengan leluconku, lalu sekarang aku yang kau jadikan bahan leluconmu, Layaknya si badut yang berusaha keras hanya untuk membuat kau tertawa, sesudah tangisanmu mulai redah dan wajahmu mulai ceria, kau kembali menuju rumah impianmu.