Posts

Showing posts from 2025

Ain Lam Mim

Image
Dulu aku mengira ilmu tu adalah kepandaian. Lalu aku mati matian mengejar pointer 4, mengejar angka 1. Bila masuk dunia dewasa, aku bertemu dgn banyak kegagalan dan kekecewaan. Banyak mimpi2 yg terpaksa aku kuburkan. Namun, dari kegagalan2 inilah yg memberi aku definisi ilmu. Ilmu itu bkn utk dibangga2kan, tapi utk diamalkan. Semakin berilmu seseorang, semakin dia sedar betapa cetek pengetahuannya, maka semakin rendahlah ia memandang dirinya. Hadza min fadli Rabbi. It’s okay to feel insecure, to feel down, but never let those negativity to stop you from growing. Jadilah manusia yg memanusiakan manusia (dengan ilmu).

Second Lead

 His POV Aku melihatnya di malam pesta itu. Dia terlihat cantik dengan paduan tshirt hijau dan skirt hitam, sesuai tema. Mata aku tertuju padanya sedang dia, dia hanya melihat ke arah lelaki yang tak berguna itu! Malam itu dia sangat bahagia sekali. Tawa dan nyanyiannya memenuhi ruang rumah. Jujur aku suka melihatnya sebahagia itu. Tidak seperti hari di mana aku pertama kali bertemu dengannya. Hari itu dia terlihat suram dan dipenuhi tangisan. Pasti gara gara si bangs*t itu kan?  Aku tidak tahu jika dia menyedari kehadiranku. Tapi aku berusaha untuk membuatnya selesa dan tidak merasa sendirian. Aku mengambil gambar kami semeja. Matanya masih terlihat sembab dalam gambar. Dia terlihat janggal dan sepi. Si bangs*t itu ke mana? Sudah tentu duduk paling hadapan bersama wanitanya. Wanita yang dia buruk burukkan di hadapan kami. Tentu dia merasa bangga dengan dirinya. Punya rupa, anak orang kaya, dan digilai banyak wanita. Hingga wanita ini yang banyak membantu kejayaannya dia biark...

Sabr. You always have time.

Image
  Hidup ini penuh dengan takdir yang tidak diduga Ketika kita rasa jarak sudah hampir dekat Ternyata masa untuk kita menikmatinya belum tiba. Hari ini, Aku jogging seperti biasanya Tiba tiba terfikir, “sudah agak lama tidak menikmati teh hangat kegemaranku” Lalu aku mengubah arahku menuju ke kafe berdekatan Selangkah demi selangkah aku pun telah tiba Tepat di hadapan pintu Ternyata kafe itu masih belum dibuka Aku termenung di hadapan pintu Dan mengambil keputusan untuk menunggu Walau mungkin banyak lagi kafe lain untuk aku kunjungi Aku tetap memilih menunggu Sabar, Seperti bunga yang berbunga cuma bila tiba masanya Kau selalu punya masa. “Titiwangsa 2025”

Me and My pen.

Image
Found the book as the evidence of my fight. Allah knows how hard i fought, for me, and everyone. But Allah also knows what’s the best for me, and everyone. I let the flow flows. Now I no longer fight, it’s okay to admit I’m weak and I can make mistakes. Now, I’m leaving it all in Allah’s hand. Let Allah do everything. I will just do what am I supposed to do. “When the ship sinking, january 2025”